Pemkab Kukar Akan Bangun Embung Skala Besar di 2024
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
KUKAR : Pemerintah Kabupaten
(Pemkab) Kukar bakal membangun 2 embung berskala besar, pada 2024 mendatang.
Kegiatan tersebut dikerjakan oleh OPD terkait.
Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
(Bappeda) Kukar Sy. Vanesa Vilna melalui Subkor Infrastruktur Wilayah Bappeda
Doni Adiansyah menyebutkan, 2 embung tersebut akan dibangun oleh Dinas
Pekerjaan Umum di Kelurahan Bukit Biru dan Maluhu.
"Tahun depan pemerintah akan bangun embung besar
di Kecamatan Tenggarong. Embung tersebut bagian dari mewujudkan program
Pembangunan Pertanian Berbasis Kawasan," sebut Doni Adiansyah pada Poskotakaltimnews, Minggu (26/11/2023).
Adapun alokasi anggaran untuk pembangunan embung
tersebut sekitar Rp 17,2 milliar. Pembangunan embung tak hanya dikerjakan oleh
Dinas PU saja, tapi pembangunan tersebut juga dikerjakan oleh Dinas Pertanian
dan Peternakan (Distanak).
"Pagu yang disiapkan untuk embung di Bukit Biru sekitar
14 milliar, dan Maluhu sekitar 3,2 milliar," ujarnya.
Pembangunan embung tersebut bertujuan untuk pengairan
areal persawahan, yang hamparannya cukup luas. Hal tersebut juga untuk
mendukung meningkatkan kualitas dan produktivitas pertanian masyarakat sekitar.
Pembangunan embung merupakan komitmen dan perhatian
pemerintah daerah, terhadap sektor pertanian. Yang menjadi fokus pemerintah
dalam program pembangunan pertanian berbasis kawasan ada di 5 lokasi, namun
pemerintah daerah juga tetap mendukung sektor pertanian di seluruh kecamatan se
Kukar.
Dirinya berharap, dengan adanya embung kualitas
pertanian di Kukar makin baik, dan produksinya meningkat, sehingga terwujudnya
masyarakat yang sejahtera.
"Hal itu masuk ke dalam visi dan misi Kukar Idaman,
memperkuat pembangunan ekonomi berbasis pertanian, pariwisata dan ekonomi
kreatif," ucapnya.
Sementara itu Lurah Maluhu Tri Joko Kuncoro mengatakan,
di Maluhu telah memiliki embung dengan luasan sekitar 5 hektare. Pada 2024
embung tersebut mendapat alokasi anggaran sekitar Rpb3 milliar.
"Anggaran tersebut digunakan untuk perbaikan agar
lebih baik lagi. Embung tersebut berada di RT 18," kata Tri Joko Kuncoro
Ia menyebutkan, embung itu dapat mengairi sejumlah
persawahan yang ada di sekitarnya termasuk, RT 17, 18, dan 20. Dukungan
pemerintah daerah kepada masyarakatnya sangat serius, karena itu banyak
memberikan dampak positif.
"Terima
kasih kepada pemerintah daerah yang telah mengalokasikan anggarannya, untuk
embung kami. Hal ini merupakan perhatian pemerintah daerah kepada petani,"
pungkasnya. (adv/riz)